Rabu, 22 April 2020

[New post] Cegah PHK Massal, Jokowi Minta Sektor Riil Diselamatkan dari Hantaman Corona

perkasafuturesbpp posted: " PT KONTAK PERKASA FUTURES - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menekankan pentingnya mitigasi dampak virus corona (Covid-19) terhadap sektor riil. Jokowi menilai bahwa sektor riil merupakan sektor yang paling terpukul dengan kehadiran pandemi virus corona."

Anjloknya Harga Minyak Bikin Rupiah Melemah

PT KONTAK PERKASA FUTURES -  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Rabu pekan ini. Jatuhnya harga minyak dunia turut berdampak pada pergerakan nilai tukar mata uang garuda ini.
Mengutip Bloomberg, Rabu (22/4/2020), rupiah dibuka di angka 15.530 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 15.467 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah terus melemah ke 15.585 per dolar AS.
Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 15.530 per dolar AS hingga 15.585 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 12,40 persen.
Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 15.567 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan patokan sehari sebelumnya yang ada di angka 15.643 per dolar AS.
"Harga minyak mentah kemarin kembali turun yang memberikan sentimen negatif ke pelaku pasar," kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra dikutip dari Antara, Rabu (22/4/2020).
Menurut Ariston, industri minyak melibatkan banyak pemangku kepentingan termasuk perusahaan keuangan sehingga bila industri terpuruk, dampak negatif bisa terasa ke perekonomian.
Selain itu, lanjutnya, turunnya harga minyak memberi sinyal ekonomi global masih tertekan yang menurunkan permintaan minyak sebagai sumber energi.
"Bila sentimen negatif ini bertahan, rupiah bisa kembali tertekan ke kisaran 15.600 dengan potensi support di kisaran 15.400," ujar Ariston.
Harga minyak berjangka Brent anjlok pada akhir perdagangan Selasa lalu (Rabu pagi WIB), memperpanjang kepanikan pasar menyusul meningkatnya banjir pasokan minyak mentah global karena pandemi COVID-19 telah melenyapkan permintaan bahan bakar.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni ditutup anjlok 24 persen menjadi 19,33 dolar AS per barel, terendah sejak Februari 2002. Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk penyerahan Juni, terperosok 8,86 dolar AS atau 43 persen, menjadi menetap di 11,57 dolar AS per barel.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi juga memperkirakan rupiah akan melemah namun masih berpeluang menguat.
"Dalam perdagangan hari ini rupiah kemungkinan masih akan bergolak. Walaupun dibuka melemah, tetapi kemungkinan ditutup menguat," ujar Ibrahim.
Ibrahim memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp15.320 per dolar AS hingga Rp15.570 per dolar AS.
Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp15.567 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp15.643 per dolar AS.

Selasa, 21 April 2020

[New post] Harga Minyak Minus, Saatnya Indonesia Impor Sebanyak-banyaknya

perkasafuturesbpp posted: " PT KONTAK PERKASA - Pengamat energi dari Energy Watch, Mamit Setiawan mengatakan, penurunan harga minyak dan gas, kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) menjadi negatif USD 37,63 per barel, hanya sementara. "Saya kira penurunan sampai ke titi"

Investor Asing Lepas Saham, IHSG Dibuka Melemah ke 4.534,59

PT KONTAK PERKASA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Selasa pekan ini. Sebanyak 182 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. 
Pada pembukaan perdagangan Selasa (21/4/2020) pukul 09.00 WIB, IHSG turun 37,85 poin atau 0,90 persen ke posisi 4.534,59. Adapun indeks saham LQ45 melemah 1,44 persen ke posisi 672,66,70. Sebagian besar indeks saham acuan berada di zona merah.
Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.575,90 dan terendah 4.524,43.
Sebanyak 182 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Kemudian 50 saham melemah dan 65 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 29.521 kali dengan volume perdagangan 345,1 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 311,2 miliar.
Investor asing jual bersih saham Rp 986 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 15.500.
Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona merah. Sektor yang melemah paling tinggi adalah sektor perkebunan yang turun 1,59 persen, disusul sektor pertambangan turun 1,54 persen dan sektor aneka industri melemah 1,41 persen.
Saham-saham yang melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah antara lain BMAS turun 6,99 persen ke Rp 346 per saham, GLOB turun 6,94 persen ke Rp 268 per saham dan ENVY turun 6,94 persen ke Rp 161 per saham.
Saham yang menguat antara lain OCAP yang naik 20,81 persen ke Rp 180 per lembar saham, PSDN menguat 17,70 persen ke Rp 133 per lembar saham dan JAWA naik 14,93 persen ke Rp 77 per lembar saham.

Senin, 20 April 2020

[New post] Ditengah Corona, Investasi ke Indonesia Triwulan I 2020 Naik 8 Persen

perkasafuturesbpp posted: " PT KONTAK PERKASA FUTURES - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan adanya pertumbuhan investasi di Indonesia pada triwulan I 2020 di tengah hantaman virus corona (Covid-19). Investasi pada masa tersebut naik 8 persen dibanding periode sama pa"

Pertamina Kucurkan Rp 250 Miliar Bantu Tangani Pandemi Virus Corona

PT KONTAK PERKASA FUTURES - PT Pertamina (Persero) mengucurkan bantuan hingga Rp 250 miliar dalam upaya ikut membantu penanganan pandemi virus Corona (Covid-19) di Tanah Air. 

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, dalam 1 bulan terakhir Pertamina telah menyalurkan ribuan bantuan. Di antaranya, Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis di berbagai rumah sakit rujukan Covid-19 yang tersebar di wilayah Indonesia.

"Dalam lebih kurang 1 bulan ini, sudah 24.000 APD dan 1.450 unit kacamata pengaman (goggle) yang kita berikan untuk tenaga medis. Kita juga telah memberikan sebanyak 1.140.000 lembar masker untuk Posyandu, Puskesmas, rumah sakit, customer SPBU, operator SPBU, awak mobil tangki, dan masyarakat," ujar Fajriyah di Jakarta, Senin (20/4).

Pertamina juga memberikan 30.700 liter hand sanitizer, 150 wastafel portabel dan 260.000 sarung tangan untuk Posyandu, Puskesmas, rumah sakit, customer SPBU, operator SPBU, awak mobil tangki, dan masyarakat. Pertamina juga melakukan penyemprotan disinfektan di 387 lokasi, di antaranya sekolah, tempat ibadah, SPBU dan fasilitas umum.

Selain itu, Pertamina juga membuat sebanyak 104 unit disinfectant chamber, membagikan 643 unit thermal gun (pengukur suhu tubuh), membagikan 300 unit ventilator untuk rumah sakit BUMN dan 300.000 vitamin untuk tenaga medis, awak mobil tangki, operator SPBU dan masyarakat.

"Pertamina juga melakukan renovasi fasilitas dan alat kesehatan di rumah sakit rujukan Covid-19 dengan total biaya mencapai Rp 130 miliar. Kita juga memberikan 230.000 unit rapid test yang diprioritaskan untuk rumah sakit dan klinik Pertamina di seluruh Indonesia," jelas Fajriyah.

Fajriyah mengatakan, bantuan yang diberikan tersebut merupakan bentuk kontribusi dan tanggung jawab Pertamina dalam upaya penanggulangan bencana Covid-19 di Indonesia. Pertamina sebagai badan usaha milik negara siap mengawal program pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 yang kini berstatus bencana nasional. 

"Kita berharap mata rantai penyebaran virus Corona ini bisa segera terputus dan Indonesia terbebas dari pandemi Corona. Kontribusi aktif dari Pertamina ini juga bertujuan agar masyarat terus sehat dan bisa kembali beraktvitas dengan normal," kata Farjiyah.
Sementara itu, sejumlah penerima manfaat menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Pertamina. Di antaranya yakni Gubernur Riau Syamsuar yang menerima langsung bantuan dari Pertamina di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Riau pada Selasa (14/04) lalu. Bantuan yang berikan yakni 650 APD untuk tim medis, 30 jerigen hand sanitizer, 300 lembar masker kain dan 10 tabung gas Elpiji 50 kg untuk kebutuhan rumah sakit.

"Terima kasih kami ucapkan kepada Pertamina karena bergerak cepat untuk menyediakan kebutuhan APD, pembersih tangan antiseptik serta Elpiji 50 kg. Barang-barang ini tentu sangat berguna bagi kami dalam penanganan Covid-19 di Riau," kata Syamsuar.

Sementara itu, Bupati Sikka Robby Idong juga menyampaikan apresiasinya kepada Pertamina atas bantuan perlengkapan APD untuk penangangan Covid-19 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang diberikan untuk Kabupaten Sikka yakni 10.000 lembar sarung tangan medis, 10.000 lembar nurse cap (penutup kepala medis), 100 buah kacamata pengaman (goggle), 75 buah pakaian hazmat, dan 60 lembar masker N95.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Sikka, saya menyampaikan terima kasih kepada Pertamina yang ikut berpartisipasi dalam upaya kita bersama mengatasi Pandemi Covid-19, khususnya untuk di daerah NTT," ujar Robby Idong.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com
BACA JUGA : 

Rupiah Melemah Dipicu Belum Meredanya Penyebaran Virus Corona

Kamis, 16 April 2020

[New post] Sri Mulyani Gambarkan Kondisi Ekonomi Indonesia yang Terimbas Virus Corona

perkasafuturesbpp posted: " PT KONTAK PERKASA FUTURES - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menggambarkan dampak dari pandemi Covid-19 yang melanda tanah air terhadap ekonomi Indonesia. Mulai dari keterpurukan sektor perhotelan, penerbangan hingga terjadi pengurangan pekerja baik"