Selasa, 28 April 2020

Awali Perdagangan, IHSG Dibuka di 2 Arah

PT KONTAK PERKASA FUTURES -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di dua arah pada perdagangan Selasa pekan ini. Di awal perdagangan IHSG sempat menguat tetapi kemudian mengalami tekanan.
Pada pembukaan perdagangan Selasa (28/4/2020) pukul 09.00 WIB, IHSG naik 12,06 poin atau 0,35 persen ke posisi 4.529,30. Adapun indeks saham LQ45 menguat 0,43 persen ke posisi 672,30. Sebagian besar indeks saham acuan berada di zona hijau.
Namun tak beberapa lama, IHSG mengalami tekanan dengan turun 15 poin atau 0,35 persen ke level 4.496,03.
Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.530,96 dan terendah 4.496,03.
Sebanyak 101 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Kemudian 65 saham melemah dan 84 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 17.767 kali dengan volume perdagangan 231,1 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 188,6 miliar.
Investor asing jual bersih saham Rp 21,06 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 15.415.
Dari 10 sektor pembentuk IHSG, sektor yang menguat dan melemah seimbang. Sektor yang menguat adalah perkebunan, industri dasar, barang konsumsi, infrastruktur dan manufaktur.
Sementara sektor yang melemah antara lain pertambangan, aneka industri, kontruksi, keuangan dan perdagangan.
Saham yang menguat dan mendorong IHSG ke zona hijau antara lain BKSW yang naik 30.65 persen ke Rp 81 per lembar saham, BMAS menguat 21,58 persen ke Rp 338 per lembar saham dan VINS naik 10,58 persen ke Rp 115 per lembar saham.
Sedangkan saham-saham yang melemah yaitu POLA turun 6,90 persen ke Rp 81 per saham, ITMA turun 6,86 persen ke Rp 380 per saham dan POLL turun 6,85 persen ke Rp 5.100 per saham.
BACA JUGA :
PT KONTAK PERKASA FUTURES

Senin, 27 April 2020

[New post] Gaji Rp 200 Juta Setahun Bebas Pajak di Tengah Corona, Masyarakat Semringah

perkasafuturesbpp posted: " KONTAK PERKASA FUTURES - Salah satu paket stimulus ekonomi pemerintah dalam menghadapi gejolak ekonomi akibat pandemi Virus Corona (COVID-19) adalah penghapusan pungutan PajakPenghasilan (PPh) pasal 21.  Per April 2020, karyawan atau pekerja dengan pe"

Awal Pekan, Rupiah Dibuka Melemah

KONTAK PERKASA FUTURES - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan awal pekan ini.
Mengutip Bloomberg, Senin (27/4/2020), rupiah dibuka di angka 15.455 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 15.400 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah terus melemah ke 15.489 per dolar AS.
Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 15.455 per dolar AS hingga 15.494 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 11,7 persen.
Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 15.591 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 15.553 per dolar AS.
Meski melemah, namun rupiah pada awal pekan ini masih berpeluang menguat seiring mulai stabilnya harga minyak dunia.
"Rupiah bisa menguat hari ini mengikuti momentum penguatan yang didapat di akhir pekan lalu," kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra dikutip dari Antara, Senin (27/4/2020).
Menurut Ariston, sentimen positif datang dari harga minyak mentah yang mulai stabil. Harga minyak mentah membaik di akhir pekan lalu, dimana West Texas Intermediate (WTI) naik 2,7 persen ke 16,9 dolar AS per barel dan Brent naik 0,5 persen ke 21,4 per dolar AS per barel.
Sentimen positif lainnya yaitu lockdown di beberapa negara pandemi COVID-19 yang akan segera dibuka.
Selain itu, ada isu Bank Sentral Jepang Bank of Japan (BoJ) yang mempertimbangkan stimulus pembelian obligasi tanpa batas. BoJ akan mengumumkan hasil rapat moneternya Selasa besok.
Ariston memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp15.300 per dolar AS hingga Rp15.550 per dolar AS.
Sementara itu, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp15.360 per dolar AS hingga Rp15.510 per dolar AS.
"Dalam perdagangan Senin ini, rupiah kemungkinan masih akan bergolak. Walaupun dibuka melemah, tetapi kemungkinan ditutup menguat," ujar Ibrahim.

Jumat, 24 April 2020

[New post] Harga Gula Tak Terkendali, Tembus Rp 20 Ribu per Kg

perkasafuturesbpp posted: " PT KONTAK PERKASA - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang, menyebut komditas gula pasir perlu diwaspadai karena harganya sudah mencapai kisaran Rp19.000-20.000 per kg. "Perlu yang diwaspadai adalah gula, gul"

Rupiah Melemah Imbas Kekhawatiran Global Terhadap Covid-19 Meningkat

PT KONTAK PERKASA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Jumat pekan ini.
Mengutip Bloomberg, Jumat (24/4/2020), rupiah dibuka di angka 15.452 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 15.415 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah terus melemah ke 15.507 per dolar AS.
Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 15.452 per dolar AS hingga 15.525 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 11,84 persen.
Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 15.553 per dolar AS, mengust jika dibandingkan dengan patokan sehari sebelumnya yang ada di angka 15.630 per dolar AS.
"Sentimen negatif rupiah kembali masuk ke pasar keuangan setelah laporan WHO yang secara tidak sengaja terpublikasi menyebutkan bahwa proses pengujian klinis obat perawatan pasien COVID-19 yang dirilis Gilead Science telah gagal," kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat.
Tanpa adanya obat atau vaksin, lanjut Ariston, wabah COVID-19 tidak akan segera tuntas. Menurutnya, pasar sangat mengkhawatirkan perekonomian yang telah terpuruk karena wabah terus berlanjut.
Data-data ekonomi yang dirilis pekan ini seperti indeks aktivitas manufaktur di Eropa dan AS terus menunjukkan kontraksi dan jumlah pengangguran di AS juga tinggi.
"Rupiah bisa melemah hari ini dengan potensi kisaran 15.380-15.600," ujarnya.
BACA JUGA : 

Bursa Asia Turun Terpukul Laporan Kegagalan Tes Obat Virus Corona

Rabu, 22 April 2020

[New post] Kemenhan Larang Pegawai Gunakan Zoom untuk Teleconference

perkasafuturesbpp posted: " PT KONTAK PERKASA FUTURES -  Kementerian Pertahanan melarang seluruh pegawai menggunakan aplikasi Zoom untuk teleconference. Larangan tertuang dalam Surat Edaran Nomor SE/57/IV/2020 yang ditandatangani oleh Sekretaris Jendral Kementeri"

Meski Terkoreksi, Rupiah Berpotensi Menguat Hari Ini

 KONTAK PERKASA FUTURES  - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Kamis pekan ini. Namun demikian, rupiah masih berpeluang untuk menguat pada hari ini.
Mengutip Bloomberg, Kamis (23/4/2020), rupiah dibuka di angka 15.523 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 15.450 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah terus melemah ke 15.543 per dolar AS.
Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 15.500 per dolar AS hingga 15.543 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 12,09 persen.
Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 15.630 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sehari sebelumnya yang ada di angka 15.567 per dolar AS.
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, meski terkoreksi, namun rupiah masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini.
"Rupiah masih ada peluang menguat. Sentimen negatif masih dipengaruhi oleh kekhawatiran pasar terhadap kemampuan dunia mengatasi virus corona yang telah mendorong penurunan ekonomi global," kata dia dikutip dari Antara, Kamis (23/4/2020).
Ariston menuturkan, sentimen positif kembali berlanjut pagi ini ke pasar Asia, melanjutkan sentimen positif sejak pembukaan pasar Eropa kemarin hingga penutupan pasar AS subuh tadi.
Pasar berharap lockdown akan segera dibuka dengan mulai melandainya pertumbuhan jumlah orang yang terjangkit virus di beberapa negara Eropa dan di AS.
Selain itu sentimen positif datang dari akan disetujuinya stimulus tambahan dari pemerintah AS sebesar lebih dari 480 miliar dolar AS oleh DPR AS.
"Reboundnya harga minyak mentah juga membantu sentimen postif," ujar Ariston.
Harga minyak menguat hingga ke level 14,6 dolar AS per barel untuk West Texas Intermediate (WTI) dan 21 dolar AS per barel untuk Brent.
Ariston memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp15.400 per dolar AS hingga Rp15.550 per dolar AS.
BACA JUGA : 

Harga Minyak Bangkit, Bursa Asia Bergerak Menguat