Jumat, 27 Maret 2020

Rupiah Menguat ke 16.075 per Dolar AS Terdorong Kenaikan Wall Street

KONTAK PERKASA  FUTURES - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali bergerak menguat pada perdagangan Jumat ini. Rupiah hari ini diprediksi bergerak di kisaran 16.220 per dolar AS hingga 16.430 per dolar AS.
Mengutip Bloomberg, Jumat (27/3/2020), rupiah dibuka di angka 16.105 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 16.305 per dolar AS. Menuju siang, rupiah terus menguat ke 16.075 per dolar AS.
Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 16.075 per dolar AS hingga 16.235 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 16,62 persen.
Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 16.230 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 16.328 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah pada Jumat ini menguat terbawa efek stimulus jumbo yang akan digelontorkan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS).
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, rupiah hari ini menghijau terdorong oleh penguatan bursa saham AS pada Kamis kemarin.
"Indeks saham AS yang menguat cukup besar kemarin karena optimisme stimulus pemerintah AS sebesar USD 2 triliun untuk meredam dampak negatif wabah Corona terhadap perekonomian AS, bisa memberikan sentimen positif juga ke aset berisiko hari ini, termasuk ke rupiah," ujar Ariston.
Senat AS sendiri sudah menyetujui proposal stimulus tersebut, tinggal DPR AS yang dikuasai oleh Partai Demokrat yang akan memberikan persetujuan hari ini.
Sementara itu, DPR AS diperkirakan juga akan langsung menyetujui paket stimulus tersebut.
"Rupiah berpotensi bergerak menguat ke arah 16.000 per dolar AS, dengan potensi resisten di 16.305 per dolar AS hari ini," kata Ariston.
Sebelumnya, rupiah pada Kamis kemarin ditutup menguat 195 poin atau 1,18 persen menjadi 16.305 per dolar AS dari sebelumnya 16.500 per dolar AS.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah hari ini akan kembali menguat di kisaran 16.220 per dolar AS hingga 16.430 per dolar AS.

BACA JUGA : 

Kewajiban Neto Posisi Investasi Internasional Indonesia Naik di Akhir 2019

Kamis, 26 Maret 2020

[New post] Harga Minyak Anjlok, Batu Bara Jadi Bahan Bakar Fosil Termahal di Dunia

perkasafuturesbpp posted: " KONTAK PERKASA FUTURES - Batu bara, alternatif bahan bakar yang dulu dikenal sebagai bahan bakar paling murah, kini berbanding terbalik. Komoditas ini menjadi bahan bakar fosil termahal di dunia, menggeser minyak mentah. Mengutip laman Bloomberg,"

Dihajar Corona, Gubernur BI Sebut Perbankan Indonesia Masih Kuat

KONTAK PERKASA FUTURES - Ketidakpastian kondisi ekonomi global membuat stabilisasi pasar keuangan goyah. Masyarakat panik, bagaimana bisa nilai tukar rupiah melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp 16.550 (per dolar AS)? Apakah akan terjadi krisis moneter seperti tahun 1998 dan 2008?
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan bahwa kondisi volatilitas di pasar keuangan serta kondisi ekonomi secara keseluruhan sangat berbeda dengan apa yang dihadapi dunia belasan tahun silam.
"Yang terjadi sekarang ini masalah pandemi Covid-19, yang eskalasinya luar biasa. Kita lihat di Italia jumlah yang meninggal lebih banyak dari di China," jelas Perry saat melakukan konferensi pers lewat siaran langsung, Kamis (26/3/2020).
Lanjut Perry, investor asing mengalami kepanikan karena negara-negara yang terdampak Corona mengalami kematian yang jumlahnya meningkat setiap waktu. Akhirnya, mereka menarik aset mereka keluar.
Perry kemudian menjelaskan bahwa pelemahan nilai rupiah yang terjadi saat ini juga berbeda eskalasinya dibandingkan tahun 1998.
"Mohon maaf, yang membandingkan nilai tukar rupiah sekarang dengan saat krisis 1998, bahwa dulu itu rupiah naik ke Rp 16 ribu dari yang awalnya Rp 2.500 (per dolar AS). Naiknya hampir 8 kali lipat. Sementara yang sekarang, ke Rp 16 ribu itu dari Rp 13.800," jelas Gubernur BI.
Perry juga mengingatkan bahwa sistem perbankan Indonesia saat ini jauh lebih kuat. Oleh karenanya, BI akan terus memperkuat kebijakannya untuk memitigasi dampak Corona ke stabilitas ekonomi dan pasar keuangan Indonesia.
"Kami menekankan kembali BI akan menggunakan berbagai instrumen moneter, pasar, dan lainnya untuk bersama koordinasi Kementerian Keuangan, OJK, LPS dan lainnya untuk stabilisasi dampak negatif covid-19," tutup Perry.

Selasa, 24 Maret 2020

[New post] Rupiah Menguat ke 16.485 Efek Stimulus Kredit Bank Sentral AS

perkasafuturesbpp posted: " PT KONTAK PERKASA FUTURES - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Selasa pekan ini. Rupiah menguat dan menjauh dari level 17.000 per dolar AS. Mengutip Bloomberg, Selasa (24/3/2020), rupiah dibuka di angka 16."

Pengusaha Sumbang Alat Kesehatan Senilai Rp 500 Miliar ke Kementerian BUMN

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Para pengusaha di bawah komando Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada pemerintah. Alat kesehatan ini untuk menangani pandemi virus Corona Covid-19.
“Penyebaran virus yang cepat dan tak memilih korbannya mengingatkan kita akan pentingnya menggalang solidaritas dalam penanganan pandemi ini. Kami melihat Kementerian BUMN yang membawahi sejumlah entitas pelayanan publik mesti mendapatkan dukungan,” kata Managing Director Sinar Mas G Sulistiyanto seusai penyerahan simbolik peralatan uji cepat dan masker yang diterima Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir, Selasa (24/3/2020).
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani berharap lebih banyak lagi sektor privat yang turut bergabung dalam donasi yang berlangsung secara bertahap. “Kami berharap, donasi berbagai perusahaan mampu menggalang pendanaan hingga sebesar Rp 500 miliar, akan sangat baik jika mencapai lebih dari itu,” ujar Rosan.
Ia menyebut, perusahaan yang berkomitmen hari ini adalah Ciputra Group, First Resources Ltd., Mulia dan Wilmar International. Secara berkala pihaknya akan melaporkan perkembangan donasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sementara Sulistiyanto yang mengkoordinasikan inisiatif ini menyatakan pemerintah memfasilitasi mereka lewat relaksasi perizinan impor alat kesehatan guna penanganan pandemi yang lebih cepat, aman dan menyeluruh.
Bantuan bertahap tersebut berbentuk peralatan uji cepat (rapid test kit), alat perlindungan diri (APD) atau personal protective equipment, alat bantu pernapasan (ventilator), serta masker.
“Kami telah lama bersinergi dengan sektor usaha dalam aktivitas sosial dan filantropi, namun baru kali ini bekerja sama menghadapi pandemi. Penanganan bersama Covid-19 adalah ujian terbesar kebersamaan kami,” kata relawan Tzu Chi yang juga CEO DAAI TV Indonesia, Hong Tjhin.
Sebelumnya, dukungan sektor industri yang berada di bawah naungan Kadin dengan menggandeng Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bagi penanganan pandemi virus corona (COVID-19) berlanjut melalui penyerahan bantuan alat kesehatan kepada Pemerintah.
“Dengan melakukannya secara bertahap, kami berharap lebih banyak lagi sektor privat yang berinisiatif bergabung melakukan donasi. Hari ini, Astra International, Panin Group, PT Fajar Surya Wisesa Tbk., Wings Corporation, Rajawali Corporation, Garudafood, beserta Nutrifood Indonesia yang turut bergabung,” urai Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto dalam keterangannya, Senin (23/11/2020).
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Rosan Roeslani berharap aksi bersama Tzu Chi dalam payung ‘Pengusaha Peduli NKRI’ ini dapat mempercepat penanganan pandemi yang tengah berlangsung.
Menurutnya, secara berkala pihaknya juga melaporkan perkembangan donasi ini kepada Presiden RI. Selain perusahaan yang telah disebutkan, menurut Rosan, dukugan hadir pula dari FKS Group, PT Pan Brothers Tbk., PT Sritex Tbk., PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, serta PT Union Sampoerna Triputra Persada.
“Semoga saja inisiatif ini mampu mencapai bantuan senilai tak kurang dari Rp500 miliar,” ujarnya.

Daftar Bank yang Pegawainya Positif Virus Corona Covid-19

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Semenjak presiden Joko Widodo mengumumkan adanya warga negara Indonesia yang terinfeksi virus corona covid-19 pada awal Maret, hingga kini jumlah pasien positif virus corona di Indonesia terus bertambah.
AKibatnya, banyak aktivitas terhambat, salah satunya banyak bank-bank yang mulai menerapkan sistem Work From Home (WFH) bagi karyawannya, setelah ada kasus salah satu karyawannya  terinfeksi virus tersebut.
Berikut, daftar Bank yang pegawainya positif Virus Corona (Covid-19) hingga Selasa (24/3/2020):

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) memastikan bahwa satu karyawan perusahaan telah dinyatakan positif terkenal virus Corona covid-19. Hal itu diumumkan oleh Head of Marketing, Brand, and Communications PT Bank CIMB Niaga Tbk, Toni Darusman, melalui keterangannya kepada Liputan6.com, Senin (16/3/2020).
Karyawan tersebut dalam bekerja tidak berhubungan langsung dengan nasabah. Toni menjelaskan, karyawan tersebut terakhir masuk kerja tanggal 28 Februari 2020 sebelum mengalami gejala sakit. Selanjutnya pada 2 Maret 2020 yang bersangkutan mulai dirawat di rumah sakit, sampai akhirnya dinyatakan positif Covid-19 pada Minggu 15 Maret 2020.
Saat ini CIMB Niaga telah memberlakukan protokol serta upaya-upaya preventif. Hal ini untuk memastikan keselamatan karyawan dan nasabah setia CIMB Niaga.

PT Bank Mandiri Tbk sempat mengalihkan operasional Kantor Cabang Jakarta Kyai Tapa, mulai Senin 16 Maret ke cabang Bank Mandiri Jakarta S. Parman, setelah ditemukan seorang karyawan yang diduga terinfeksi virus corona covid-19.
Hal itu disampaikan oleh Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan pada Minggu (15/3), yang menjelaskan, bahwa pengalihan operasional ini dilakukan sebagai tindakan preventif dan perlindungan terhadap nasabah serta pegawai lainnya.

Bank Negara Indonesia (BNI) juga mengumumkan temuan adanya satu orang karyawan yang positif terpapar virus COVID-19 atau virus Corona. Hal itu disampaikan melalui keterangan tertulis di laman resmi BNI pada Selasa (17/03/2020).
Melalui pernyataan Corporate Secretary BNI Meilian, mengatakan bahwa pegawai yang terinfeksi tersebut bertugas di unit yang tidak berhubungan langsung dengan masyarakat. menurut Meiliana karyawan yang bersangkutan kini dalam kondisi stabil.
Lebih lanjut, karena pegawai tersebut bertugas di unit yang tidak berinteraksi langsung dengan masyarakat, maka potensi penularan virus corona dapat diminimalisir. Dirinya berharap agar pegawai tersebut cepat pulih dan dapat beraktivitas seperti biasa.
Sementara itu, BNI juga telah menerapkan penyesuaian sistem kerja yaitu split operation, shift operation dan work from home, untuk mencegah penularan virus itu.
Adapun penyesuaian sistem kerja ini berlaku mulai Selasa 17 Maret 2020. Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan upaya pegawai untuk menjaga kesehatan orang-orang terdekatnya di rumah sekaligus memberikan perlindungan maksimal dari potensi tertular COVID-19 selama berinteraksi dengan masyarakat selama bekerja atau dalam perjalanan dari dan ke kantor.

Bank Permata mengumumkan bahwa salah satu pegawainya positif terpapar virus corona Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Head of Corporate Affairs PermataBank (Bank Permata), Richele Maramis, pada Jumat (20/3) yang membenarkan pegawainya terinfeksi virus corona.
Adapun saat ini, pegawai yang bersangkutan telah berada di bawah pengawasan dan perawatan tim medis. Menurut informasi, pegawai tersebut bekerja di kantor pusat Bank Permata di gedung World Trade Center (WTC) II di Jakarta.
Namun, pegawai yang bersangkutan tidak bekerja di unit yang langsung berhadapan dengan nasabah (back office), sehingga kemungkinan penularan virus dapat diminimalisir.
Sementara, tim khusus Bank Permata juga telah menutup kantor tersebut untuk dilakukan penyemprotan disinfektan. "Command Center Covid-19 Bank Permata telah melakukan penelusuran kontak (contact tracing) kepada rekan kerja, keluarga serumah, ataupun tempat yang memungkinkan terjadi kontak," jelas Richele.

Terbaru, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengkonfirmasi adanya satu orang karyawan kantor pusat di Jakarta positif terjangkit virus Corona Covid-19 setelah melalui rangkaian tes kesehatan. Keterangan itu disampaikan oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dikutip dari Antara, Senin (23/3/2020).
Setelah dipastikan ada karyawan terjangkit Corona Covid-19, manajemen bank swasta nasional itu memantau dan memberlakukan kerja dari rumah atau work from home (WFH), bagi staf setempat yang berkomunikasi dan berinteraksi aktif dengan yang bersangkutan.
Pihaknya menerapkan rencana bisnis berkelanjutan dalam mengantisipasi penyebaran Corona Covid-19 terutama setelah terkonfirmasi karyawan positif terjangkit virus Corona.
Adapun langkah antisipasi itu di antaranya melakukan penyemprotan disinfektan seluruh lantai dan lift di bawah manajemen bank itu di kantor pusat di Jakarta. Kemudian, karyawan yang bekerja di lantai yang sama dengan yang bersangkutan akan diberlakukan WFH serta akan dipantau secara intensif.
Dia melanjutkan manajemen juga melakukan pengukuran suhu tubuh, melakukan sanitasi sarana dan infrastruktur, dan menyediakan pembersih tangan instan, serta melakukan pengaturan social distancing serta mengatur layanan weekend banking.
"Kami mengaktifkan metode pemisahan lokasi kerja dan kebijakan bekerja di rumah dan melakukan penundaan kegiatan tatap muka yang melibatkan banyak orang," pungkasnya.

BACA JUGA : 

Senin, 23 Maret 2020

[New post] Industri Telekomunikasi Minta Keringanan Pajak dari Pemerintah

perkasafuturesbpp posted: " PT KONTAK PERKASA -  Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) mengapresiasi langkah pemerintah dalam penanganan wabah pandemic virus corona, Covid-19. Pemerintah berupaya menjaga agar penularan Covid-19 tak menyebar di banyak orang. Ke"