Selasa, 07 April 2020

Rupiah Diprediksi Menguat Terkerek Fasilitas Repo The Fed

KONTAK PERKASA FUTURES  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak variatif pada perdagangan Rabu pekan ini.
Mengutip Bloomberg, Rabu (8/4/2020), rupiah dibuka di angka 16.180 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 16.200 per dolar AS.
Namun, jelang siang hari rupiah terkoreksi ke level 16.265 per dolar AS.Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 16.180 per dolar AS hingga 16.265 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 17,3 persen.
Sedangkan dasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 16.245 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 16.410 per dolar AS.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi memprediksi nilai tukar rupiah diprediksi menguat pada hari ini. Ini seiring disepakatinya fasilitas repo antara Bank Indonesia dan bank sentral AS, Federal Reserve (Fed).
"Dalam perdagangan hari ini rupiah kemungkinan akan menguat di level Rp16.120-Rp16.400 per dolar AS," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dikutip dari Antara, Rabu (8/4/2020).
Dari dalam negeri, sentimen datang dari diberikannnya fasilitas repo dari The Fed untuk Indonesia sebesar 60 miliar dolar AS, yang menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara strategis bagi AS.
Tim Riset Samuel Sekuritas menilai dana tersebut dapat digunakan untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah defisit APBN yang diperkirakan akan mencapai Rp1.000 triliun
Dari pasar komoditas, harga minyak masih cenderung turun. Pelaku pasar sedang menunggu pertemuan yang akan dilakukan Arab Saudi dan Rusia dalam waktu dekat untuk membahas produksi minyak kedua negara tersebut.

BACA JUGA : 

BI Pastikan Layanan Keuangan dan Perbankan Berjalan Normal Selama PSBB

Senin, 06 April 2020

[New post] Sempat Dibuka Menguat, Rupiah Kembali Loyo Jelang Siang Hari

perkasafuturesbpp posted: " PT KONTAK PERKASA FUTURES -  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Selasa pekan ini. Rupiah sebenarnya sempat menguat pada pembukaan perdagangan hari ini. Mengutip Bloomberg, Selasa (7/4/2020), rupiah"

Polri Siapkan Skenario Hadapi Mudik saat Corona Covid-19

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Korlantas Polri membuat regulasi pembatasan jumlah penumpang kendaraan bagi warga yang tetap memilih mudik di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.
"Pembatasan ini diharapkan nanti (menekan) 50 persen dari kapasitas yang ada, sebagai komitmen menjaga jarak dan SOP kesehatan," tutur Kakorlantas Polri Irjen Istiono saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2020).
Menurut Istiono, pemberlakuan tersebut dimaksudkan agar masyarakat tetap sadar pentingnyasocial distancing dan physical distancing saat pandemi Corona tengah mewabah. 
"Misalnya sedan itu hanya diberlakukan untuk dua orang. Minibus cukup tiga orang. Depan, tengah, belakang, tiga orang. Roda dua satu orang saja," jelas dia.
Terkait sanksi, lanjut Istiono, pemudik yang tidak mematuhi aturan tersebut akan diminta untuk kembali ke kediamannya.

Tempatkan Petugas di Jalan Tol

Polisi juga telah menempatkan sejumlah petugas naik di jalan tol mau pun arteri untuk melakukan patroli rutin.
"Tentunya sanksi, tindak tegas, ini adalah operasi KLB, operasi kemanusiaan. Jadi yang melebihi kapasitas itu akan kita putar alihkan. Suruh balik kanan, balik ke rumah saja, demi keselamatan dan kesehatan kita semua. Kita bareng-bareng melawan Covid-19," ujar Istiono. 

BACA JUGA : 

Menyerah, Pengusaha Hotel Tak Mampu Bayar THR

[New post] Minyak Dunia Anjlok, Harga BBM Bisa Langsung Turun?

perkasafuturesbpp posted: " PT KONTAK PERKASA - Harga minyak dunia memang mengalami penurunan hingga sempat menyentuh di level USD 20 per barel. Namun penurunan tersebut tidak membuat harga Bahan Bakar Minyak (BBM) langsung turun. Pengamat Energi Sofyano Zakaria mengatakan, Indo"

60 Emiten Buyback Saham, Nilainya Capai Rp 17,2 Triliun

PT KONTAK PERKASA -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sebanyak 60 emiten atau perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana untuk melakukan aksi pembelian saham kembali atau buyback. Dari total tersebut, setegahnya sudah melakukanbuyback saham.
"(Sudah ada) 33 emiten melakukan buyback dari 60 emiten yang sudah menyampaikan rencanabuyback," kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, di Jakata ditulis Senin (6/4/2020).
Wimboh menyebut, jika dihitung-hitung dari total 60 emiten yang berencana melakukan pembelian saham kembali atau buyback nilainya mencapai Rp 17,2 triliun. Dengan demikian, ini diharapkan dapat mendongkrak laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di pasar modal.
Dia menyampaikan, masih ada beberapa kebijakan lain di pasar modal sebagai antisipasi penurunan IHSG. Di antaranya, pelarangan short selling, penghentian perdagangan sementara atau trading halt selama 30 menit bila indeks turun lebih dari 5 persen, serta asymmetric auto rejection.
Kebijakan lain, yakni pelonggaran berupa pelaksanaan buyback saham tanpa harus melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), termasuk perpanjangan waktu penyampaian laporan keuangan.
"Di pasar modal, kami sudah melakukan relaksasi, hanya sekadar tidak memberikan ruang untuk penurunan lebih lanjut dengan cara beberapa kebijakan," tandas dia.
Reporter: Dwi Aditya Putra
SUmber: Merdeka.com

BACA JUGA : 

Rupiah Terkoreksi Seiring Pelemahan Mata Uang di Kawasan Asia

Jumat, 03 April 2020

[New post] Rupiah Menguat ke 16.445 per Dolar AS Ikuti Sentimen Harga Minyak

perkasafuturesbpp posted: " KONTAK PERKASA FUTURES - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan Jumat ini. Pagi ini sebagian aset berisiko menguat mengikuti penguatan indeks saham AS. Mengutip Bloomberg, Jumat (3/4/2020), rupiah"

Akhir Pekan, IHSG Dibuka Menguat ke 4.582,32

KONTAK PERKASA FUTURES - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat akhir pekan ini. Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona hijau.
Pada pembukaan perdagangan Jumat (3/4/2020) pukul 09.00 WIB, IHSG naik 50,33 poin atau 1,12 persen ke posisi 4.582,32. Adapun indeks saham LQ45 naik 1,35 persen ke posisi 697,05. Sebagian besar indeks saham acuan berada di zona hijau..
Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.592,5 dan terendah 4.531,81.
Sebanyak 174 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Kemudian 40 saham melemah dan 70 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 25.597 kali dengan volume perdagangan 356 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 320,9 miliar.
Investor asing jual bersih saham Rp 16,4 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 16.475.
Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona hijau. Penguatan dipimpin sektor industri dasar yang naik 2,96 persen. Disusul sektor pertambangan yang menguat 2,24 persen dan sektor infrastruktur naik 1,54 persen.
Saham yang menguat dan mendorong IHSG ke zona hijau antara lain SAMF yang naik 25 persen ke Rp 340 per lembar saham, ARTO menguat 25 persen ke Rp 1.425 per lembar saham dan INAI naik 24,47 persen ke Rp 468 per lembar saham.
Sedangkan saham yang melemah yaitu DIVA turun 7 persen ke Rp 930 per saham, BBHI turun 6,98 persen ke Rp 80 per saham dan MAPA turun 6,74 persen ke Rp 1.590 per saham.

BACA JUGA :