PT KONTAK PERKASA - Bank Indonesia menjadikan pondok pesantren sebagai salah satu bagian penting dalam perumusan pengembagan ekonomi syariah di Indonesia.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan program pengembangan yang disusun bank sentral dirancang untuk mendukung unit-unit usaha di pesantren.
Program-program tersebut dirancang dalam 6 prioritas utama. Pertama, memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian pesantren, masyarakat dan nasional.
"Memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian pesantren, masyarakat dan nasional," kata Perry dalam Pembukaan Musyawarah Kerja Nasional Ke-1 Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren Indonesia secara virtual, Jakarta, Selasa (27/10/2020).
Kedua, program pengembangan ekonomi syariah akan menjadi arus pertumbuhan baru. Mendukung penguatan ekonomi syariah melalui pemberdayaan ekonomi pesantren.
"Melalui peningkatan kapasitas ekonomi pesantren, mendorong ekonomi lokal untuk mendukung pertumbuhan yang inklusif," sambung Perry.
Ketiga, membangun ekosistem pesantren dengan program yang bersifat dari hulu ke hilir (end to end process). Program ini dilakukan mulai dari dikemas pada tahap-tahap input produksi, manajemen dan pemasaran.
Keempat, peta jalan kemandirian pesantren dalam mengelola beberapa hal. Mulai dari replikasi model usaha, virtual market, central excellent dan pembentukan holding bisnis.
Kelima, melakukan peningkatan akses pesantren. Baik dari sisi pasar keuangan, wirausahawan, jejaring, teknologi maupun digitalisasi.
Keenam, dalam program pegembangan ekonomi syariah, Bank Indonesia akan membangun pesantren dengan memperkuat infrastruktur dan kerjasama kelembagaan. "Keenam membangun pesantren dengan memperkuat infrastruktur dan kerjasama kelembagaan," kata Perry mengakhiri.
Merdeka.com
BACA JUGA : Pesantren Mampu Gerakkan Ekonomi, Ini Buktinya
PT KONTAK PERKASA
#kontak-perkasa-futures, #pt-kontak-perkasa, #pt-kontak-perkasa-futures
Tidak ada komentar:
Posting Komentar